Logo

Website Resmi Komando Distrik Militer

0322/Siak

...
2024-10-25
71x dilihat

Pembentukan Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Pengendalian Penyakit Mulut dan Kuku di Kampung Jatibaru sebagai Langkah Antisipatif Pemeliharaan Kesehatan Ternak

Pada hari Jumat, 25 Oktober 2024, pukul 09.00 WIB, Babinsa Koramil 06/PWK Sabak Auh Kodim 0322/Siak melaksanakan kegiatan penetapan Tim Unit Reaksi Cepat (URC) dalam rangka pengendalian dan penanggulangan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Kampung Jatibaru, Kecamatan Bungaraya, Kabupaten Siak. Pembentukan tim ini bertujuan untuk mengantisipasi penyebaran PMK yang dapat berdampak serius pada kesehatan hewan ternak di wilayah tersebut.

 

Tim URC ini terdiri dari sejumlah petugas ahli, di antaranya Drh Dian Novian sebagai dokter hewan, Tasino, dan Sertu Ade SM yang bertugas mewakili Koramil 06/PWK Sabak Auh. Mereka akan bekerja sama dalam mengawasi kesehatan ternak, memberikan edukasi kepada para peternak, serta melakukan tindakan pengendalian terhadap PMK jika ditemukan kasus di lapangan.

 

Pembentukan tim ini merupakan bagian dari respons cepat terhadap potensi ancaman PMK, yang telah menjadi perhatian serius di berbagai wilayah. Penyakit ini diketahui dapat menyerang ternak seperti sapi dan kambing, dan jika tidak ditangani dengan cepat, bisa menimbulkan kerugian ekonomi yang signifikan bagi para peternak.

 

Menurut Sertu Ade SM, partisipasi aktif Babinsa dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen TNI untuk mendukung program kesehatan masyarakat, khususnya dalam sektor peternakan. “Kami berharap melalui pembentukan Tim URC ini, penyebaran PMK bisa segera ditangani dengan baik, sehingga masyarakat, khususnya para peternak, tidak perlu khawatir akan dampak ekonomi yang mungkin terjadi," ujarnya.

 

Selama kegiatan berlangsung, situasi di Kampung Jatibaru terpantau aman dan terkendali. Para peternak juga tampak antusias mengikuti sosialisasi yang diberikan oleh Tim URC, dan diharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran serta pengetahuan masyarakat dalam menjaga kesehatan ternak mereka.