2026-09-09
0x dilihat
Hari Keenam, TNI Bersama Tim Gabungan Terus Perkuat Penanganan Karhutla di Dayun, Siak
SIAK — Memasuki hari keenam penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), personel Kodim 0322/Siak bersama tim gabungan terus melakukan upaya pemadaman, pendinginan, dan penyekatan lahan terbakar di wilayah Desa Dayun yang berbatasan dengan Desa Suka Mulia, RT 19/RW 01, Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak, Rabu (9/9/2026).
Penanganan Karhutla dilakukan secara terpadu dengan melibatkan unsur TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api (MPA), pemerintah kecamatan, PTPN, PT RAPP, perusahaan terkait, Satpol PP Provinsi, serta masyarakat. Total puluhan personel dan berbagai unsur pendukung dikerahkan untuk mempercepat pengendalian api dan mencegah meluasnya kebakaran.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 22 hektare. Tim gabungan telah berhasil melakukan pemadaman pada sebagian area dan terus melaksanakan pendinginan untuk memastikan tidak terjadi penyalaan kembali, terutama pada kawasan gambut yang memiliki potensi api bawah permukaan.
Dalam proses penanganan, tim menghadapi sejumlah kendala, di antaranya kondisi gambut yang tebal, cuaca panas tanpa hujan, angin kencang, serta keterbatasan sumber air yang sebagian besar berasal dari kanal-kanal buatan. Kondisi medan juga membutuhkan dukungan alat berat, termasuk untuk membuka akses dan melakukan penyekatan pada sejumlah titik.
Untuk mempercepat penanganan, tim gabungan mengerahkan sejumlah peralatan, antara lain empat unit excavator milik PTPN, PU, dan PT Tanjak Riau Sejahtera, 10 unit mini strike, satu unit mesin master rake, dua unit Robin, satu unit mesin apung, serta satu unit drone milik Manggala Agni.
Selain melakukan pemadaman dan pendinginan, upaya penanggulangan juga dilakukan melalui pembuatan sekat bakar sepanjang kurang lebih 300 meter, pembangunan delapan embung, penyekatan aliran air kanal, serta penggunaan alat berat untuk membuat sekat bakar di sektor barat. Langkah tersebut dilakukan untuk membatasi penyebaran api sekaligus menjaga kelembapan lahan gambut.
Kekuatan personel di lapangan terdiri dari 28 personel TNI, 85 personel Polri, 20 personel BPBD, 6 personel MPA Desa Dayun, 4 personel Kecamatan Dayun, 25 personel Manggala Agni, 13 personel PTPN, 7 personel PT RAPP, 20 masyarakat, 2 operator PT Tanjak Riau Sejahtera, 2 operator KTU, 2 operator PU, serta 18 personel Satpol PP Provinsi.
Upaya penanganan Karhutla akan terus dilaksanakan secara terpadu dengan mengedepankan pemadaman, pendinginan, penyekatan, serta pengendalian sumber air di sekitar lokasi. Sinergi lintas instansi dan partisipasi masyarakat menjadi faktor penting dalam mencegah meluasnya kebakaran sekaligus mempercepat pemulihan kondisi lahan.
Melalui pengerahan personel, peralatan, dan strategi penanganan secara berkelanjutan, TNI bersama seluruh unsur terkait berkomitmen untuk terus mengendalikan Karhutla di wilayah Kabupaten Siak serta meminimalkan dampak terhadap lingkungan dan masyarakat.