Logo

Website Resmi Komando Distrik Militer

0322/Siak

...
2025-02-28
44x dilihat

Babinsa Koramil 06/PWK Sabak Auh Bentuk Tim Reaksi Cepat: Waspada Penyakit Mulut dan Kuku di Kampung Rempak Kecamatan Sabak Auh

Siak, 27 Februari 2025 – Babinsa Koramil 06/PWK Sabak Auh Kodim 0322/Siak turut serta dalam kegiatan penetapan Tim Unit Reaksi Cepat (URC) untuk pengendalian dan penanggulangan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Kampung Rempak, Kecamatan Sabak Auh, Kabupaten Siak, pada Jumat, 28 Februari 2025, pukul 09:00 WIB. Kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk melindungi kesehatan hewan ternak dan mendukung stabilitas ekonomi peternak di wilayah tersebut. Sertu Muhajirin, sebagai Babinsa, hadir mendampingi tim petugas dalam menjalankan tugas penting ini.

 

Tim URC yang ditetapkan melibatkan petugas ahli, yakni Drh Bambang Stiawan dan Taufik, bersama Sertu Muhajirin dari Koramil 06/PWK Sabak Auh. Penyakit Mulut dan Kuku, yang dapat menyerang hewan ternak seperti sapi dan kambing, menjadi ancaman serius bagi peternakan lokal. Oleh karena itu, pembentukan tim ini bertujuan untuk mempercepat respons terhadap potensi wabah, mulai dari deteksi dini hingga penanganan efektif, demi menjaga keberlangsungan usaha warga Kampung Rempak yang banyak bergantung pada sektor peternakan.

 

Kegiatan pendampingan berlangsung hingga pukul 11:00 WIB dan selesai dalam situasi yang aman serta terkendali. Kehadiran Babinsa dalam proses ini tidak hanya sebagai pendamping, tetapi juga sebagai jembatan komunikasi antara petugas PMK dan masyarakat. Sertu Muhajirin turut memastikan bahwa informasi terkait pencegahan PMK tersampaikan dengan baik kepada warga, sekaligus memperkuat koordinasi antarpihak untuk mendukung kelancaran tugas tim URC.

 

Upaya ini menegaskan peran aktif Kodim 0322/Siak dalam mendampingi masyarakat menghadapi tantangan di berbagai sektor, termasuk kesehatan hewan. Dengan terbentuknya Tim Unit Reaksi Cepat di Kampung Rempak, diharapkan penyakit PMK dapat dicegah dan dikendalikan secara optimal. Sinergi antara TNI, petugas kesehatan hewan, dan warga menjadi kunci keberhasilan dalam menjaga stabilitas peternakan lokal, sekaligus mendukung kesejahteraan masyarakat di Kecamatan Sabak Auh.