2025-01-19
206x dilihat
Babinsa Koramil 01/Siak Bersama Tim Gabungan Lakukan Monitoring dan Bantu Penanganan Banjir di Benteng Hilir
Banjir yang melanda Kampung Benteng Hilir, Kecamatan Mempura, Kabupaten Siak, terus menjadi perhatian serius aparat setempat. Pada Minggu, 19 Januari 2025, pukul 08.00 WIB, Babinsa Koramil 01/Siak, Sertu Syahmudin N dan Sertu Ariyanto, bersama tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Tagana, PMI, PLN, dan Puskesmas Mempura, melaksanakan monitoring wilayah rawan banjir pada hari keempat bencana tersebut.
Berdasarkan pendataan terkini, banjir telah berdampak pada sekitar 300 Kepala Keluarga (KK). Sebanyak 40 KK mengalami genangan air yang masuk ke dalam rumah, sementara 260 KK lainnya menghadapi genangan di halaman rumah mereka. Beberapa akses jalan, seperti Gang Sawit di RT 007, juga terputus dan tidak dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Saat ini, sekitar 42 KK atau 144 jiwa telah mengungsi dan terpusat di MDA Nurul Hidayah. Meski begitu, sebagian warga tetap beraktivitas seperti biasa pada siang hari.
Kondisi terakhir menunjukkan bahwa ketinggian air yang menggenang mulai menyusut, dengan variasi penurunan antara 1 hingga 2 cm. Air yang masuk ke dalam rumah kini tersisa sekitar 1 hingga 4 cm, sementara genangan di halaman mencapai ketinggian 20 hingga 37 cm. Namun, masih ada beberapa warga yang bertahan di rumah masing-masing.
Kegiatan yang dilakukan Babinsa bersama tim gabungan antara lain patroli di perumahan yang telah ditinggalkan oleh pemiliknya untuk mengungsi, komunikasi sosial (Komsos) dengan warga terdampak, serta siaga di lokasi pengungsian untuk memastikan keamanan dan kenyamanan warga. Babinsa juga terus menghimbau warga untuk waspada dan segera melapor jika memerlukan bantuan atau jika terjadi peningkatan debit air.
Selain itu, koordinasi dengan aparat desa terus dilakukan untuk mempersiapkan lokasi pengungsian tambahan, seperti Aula Kantor Desa Kampung Benteng Hilir, jika debit air kembali meningkat. Patroli keamanan juga intensif dilakukan untuk memastikan rumah-rumah warga yang ditinggalkan tetap aman dari gangguan.
Dengan sinergi yang kuat antara Babinsa, tim gabungan, dan masyarakat, diharapkan situasi banjir ini dapat ditangani dengan baik dan warga dapat kembali menjalani aktivitas sehari-hari tanpa kekhawatiran. Semangat gotong royong dan koordinasi yang solid menjadi kunci dalam menghadapi bencana ini.