Logo

Website Resmi Komando Distrik Militer

0322/Siak

...
2024-09-06
67x dilihat

Babinsa Kodim 0322/Siak Laksanakan Surveilans dan Sosialisasi Antisipasi Penyebaran PMK di Kampung Teluk Rimba dan Kampung Mandiangin

Siak, 6 September 2024 – Babinsa Kodim 0322/Siak aktif dalam mendukung upaya pencegahan penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang mengancam kesehatan ternak, khususnya sapi, di wilayah Kabupaten Siak. Pada Jumat pagi, Babinsa dari dua wilayah terlibat dalam kegiatan surveilans dan sosialisasi terkait PMK.

Di **Kampung Teluk Rimba, Kecamatan Koto Gasib**, Babinsa Koramil 04/Perawang, **Kopda L. Sigalingging**, bersama **Drh. Agung** dan tim Unit Reaksi Cepat (URC), melaksanakan surveilans terhadap ternak sapi milik warga. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kebersihan kandang dan menyosialisasikan kepada pemilik ternak terkait gejala-gejala yang timbul akibat infeksi Virus PMK. Kopda L. Sigalingging menekankan pentingnya menjaga kebersihan kandang sebagai langkah pencegahan awal, dan meminta warga segera melaporkan jika menemukan gejala PMK pada sapi mereka.

"Sasaran kita adalah ternak sapi milik warga sekitar, dengan tujuan mensosialisasikan agar pemilik ternak menjaga kebersihan kandang dan mengenali gejala-gejala PMK," ujar Kopda L. Sigalingging.

Sementara itu, di **Kampung Mandiangin, Kecamatan Minas**, **Babinsa Koramil 03/Minas**, **Serka Gopardin**, bersama tim juga melaksanakan kegiatan serupa dengan tujuan yang sama. Serka Gopardin dan timnya mendampingi pemilik ternak dalam memahami lebih lanjut tentang Virus PMK serta tindakan pencegahan yang harus diambil untuk melindungi sapi mereka.

"Kami berfokus pada ternak sapi milik masyarakat sekitar. Penting bagi pemilik ternak untuk memahami pentingnya menjaga kebersihan kandang dan mengetahui tanda-tanda infeksi PMK agar bisa segera ditangani," jelas Serka Gopardin.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Kodim 0322/Siak dalam menjaga kesehatan hewan ternak dan mendukung program pemerintah untuk menekan penyebaran PMK di wilayah Riau. Dengan adanya sosialisasi dan pendampingan ini, diharapkan pemilik ternak lebih waspada terhadap potensi penyebaran virus dan dapat bertindak cepat dalam mencegah terjadinya wabah.