Logo

Website Resmi Komando Distrik Militer

0322/Siak

...
2025-02-16
38x dilihat

Babinsa Kodim 0322/Siak Gencarkan Patroli Serentak di Wilayah Rawan untuk Mencegah Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla)

Siak, 16 Februari 2025 – Dalam rangka mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Babinsa Kodim 0322/Siak terus menggencarkan patroli di berbagai wilayah yang dianggap rawan kebakaran. Patroli ini dilakukan secara serentak oleh sejumlah Babinsa di beberapa kecamatan di Kabupaten Siak.

Di Kecamatan Kandis, Babinsa Koramil 05/PWK Kandis, Sertu Aprianto dan Serda Satria M, bersama tiga warga setempat melaksanakan patroli Karhutla di area lahan rawan terbakar di Kampung Sungai Gondang. Dengan kondisi cuaca cerah, patroli ini bertujuan untuk memantau secara langsung potensi titik api serta memberikan sosialisasi kepada masyarakat mengenai bahaya kebakaran hutan dan lahan.

Sementara itu, di Kecamatan Tualang, Babinsa Koramil 04/Perawang, Sertu Rudi Antoni Panjaitan, juga melaksanakan patroli pencegahan Karhutla di RT/RW 02/06 Kampung Perawang Barat. Selain melakukan pemantauan titik api dan asap, ia juga berkomunikasi dengan masyarakat sekitar untuk memberikan edukasi tentang bahaya Karhutla serta mengajak mereka berperan aktif dalam pencegahan kebakaran. "Kami rutin melakukan patroli dan pemantauan untuk mencegah terjadinya Karhutla. Kesadaran masyarakat sangat penting agar potensi kebakaran dapat diminimalisir," ujar Sertu Rudi.

Di Kecamatan Dayun, Babinsa Koramil 01/Siak, Serma Nurmin, melaksanakan patroli Karhutla di Kampung Sawit Permai, RT 01/RW 03, bersama dua anggota Masyarakat Peduli Api (MPA). Patroli ini bertujuan untuk memastikan tidak ada titik api maupun asap yang berpotensi menimbulkan kebakaran, terutama di musim kemarau seperti saat ini.

Kegiatan patroli Karhutla ini merupakan langkah konkret dalam upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan yang kerap menjadi ancaman di Provinsi Riau. Dengan adanya patroli yang intensif dan keterlibatan masyarakat, diharapkan potensi kebakaran dapat ditekan sehingga lingkungan tetap terjaga dan aman dari bencana Karhutla.