Logo

Website Resmi Komando Distrik Militer

0322/Siak

...
2025-02-25
34x dilihat

Babinsa Kodim 0322/Siak Bersinergi dengan Masyarakat Padamkan Ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan di Riau

Bintara Pembina Desa (Babinsa) dari Kodim 0322/Siak terus menunjukkan dedikasi luar biasa dalam menjaga keamanan wilayah dari ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Pada Senin dan Selasa ini, sejumlah personel Babinsa dari berbagai Koramil di Kabupaten Siak, Provinsi Riau, melaksanakan patroli rutin di area rawan terbakar, berkolaborasi erat dengan warga setempat untuk mencegah bencana yang kerap mengintai di musim kering.

 

Di Kelurahan Telaga Sam Sam, Kecamatan Kandis, Babinsa Koramil 05/Pwk Kandi, Sertu Aprianto dan Koptu K. Sitohang, bersama tiga warga, menggelar patroli pada Senin, 24 Februari 2025. Dalam kondisi cuaca mendung, mereka menyisir lahan rawan kebakaran. “Hari ini kami fokus memastikan tidak ada potensi kebakaran di wilayah kami,” ujar Sertu Aprianto, menegaskan komitmen tim dalam menjaga stabilitas lingkungan.

 

Sementara itu, pada Selasa, 25 Februari 2025, Babinsa Koramil 01/Siak, Serma Supriadi, memimpin patroli di Kampung Langkai, Kecamatan Siak, tepatnya di titik koordinat 0°53'46"N 102°3'16"E. Bersama satu personel TNI dan tiga anggota Masyarakat Peduli Api (MPA), tim tidak menemukan titik api maupun asap. “Kami terus memantau agar wilayah ini tetap aman dari ancaman kebakaran,” kata Serma Supriadi, menyoroti keberhasilan upaya pencegahan yang dilakukan bersama masyarakat.

 

Patroli serupa juga dilakukan oleh Babinsa Koramil 06/PWK Sabak Auh, Serda Slamet, di Kampung Temusai, Kecamatan Bungaraya, pada koordinat 1°3'51,329"N 102°5'9,186"E. Dalam cuaca cerah, tim gabungan yang terdiri dari dua personel TNI dan tiga warga berhasil memastikan kawasan tersebut bebas dari bahaya karhutla. Hasil yang sama juga dilaporkan dari Kampung Rantau Panjang, Kecamatan Koto Gasib, di mana Babinsa Koramil 04/Perawang, Sertu Sarju, bersama tim menyisir titik koordinat 0°45'33,09"N 101°52'33,804"E. “Ini adalah langkah preventif untuk mengantisipasi potensi bencana,” ungkap Sertu Sarju.