Logo

Website Resmi Komando Distrik Militer

0322/Siak

...
2025-02-17
41x dilihat

Babinsa Kodim 0322/Siak Bersama Tim URC PMK Siap Tangani Wabah di Kabupaten Siak

 

Siak, 17 Februari 2025 – Dalam upaya mengendalikan dan menanggulangi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menyerang ternak, Babinsa Koramil 06/PWK Sabak Auh, Serda Candra Ok Kurniawan, turut serta dalam kegiatan penetapan Tim Unit Reaksi Cepat (URC) PMK yang berlangsung di Kampung Tuah Indrapura, Kecamatan Bungaraya, Kabupaten Siak, pada Senin (17/2/2025).

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk tim ahli kesehatan hewan, Drh. Dian Novian dan Tasino, yang bertugas memberikan pendampingan teknis serta menyusun langkah-langkah strategis dalam mencegah dan menangani penyebaran PMK.

Tim URC dibentuk sebagai langkah cepat dalam merespons potensi wabah yang dapat berdampak pada sektor peternakan lokal. Dalam pertemuan tersebut, tim membahas berbagai langkah pencegahan, seperti vaksinasi ternak, peningkatan biosekuriti, serta edukasi kepada peternak mengenai gejala dan cara penanganan dini terhadap PMK.

Serda Candra Ok Kurniawan menegaskan bahwa TNI, khususnya Babinsa, siap mendukung penuh upaya pemerintah dalam menjaga kesehatan hewan ternak di wilayah binaan.

“Kami akan terus bersinergi dengan dinas terkait dan para peternak untuk memastikan wabah PMK tidak meluas. Patroli dan sosialisasi kepada masyarakat akan rutin dilakukan guna meningkatkan kewaspadaan serta tindakan pencegahan,” ujar Serda Candra.

Sementara itu, Drh. Dian Novian menjelaskan bahwa PMK dapat menyebar dengan cepat jika tidak ditangani dengan baik. Oleh karena itu, kolaborasi antara pemerintah, peternak, dan aparat keamanan sangat dibutuhkan untuk memastikan wilayah Kabupaten Siak tetap bebas dari wabah yang berpotensi merugikan perekonomian daerah.

Dengan adanya pembentukan Tim URC PMK ini, diharapkan penanganan terhadap wabah dapat dilakukan lebih cepat dan efektif sehingga kesehatan ternak tetap terjaga serta kesejahteraan peternak di Kabupaten Siak dapat terus meningkat.